MATA-PERISTIWA.ID – Di tengah padatnya aktivitas sehari-hari, tubuh kita sering kali memberikan sinyal-sinyal kecil yang meminta perhatian, salah satunya adalah rasa kantuk yang datang berulang kali. Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam FKUI, Prof. Ari Fahrial Syam, mengingatkan kita dengan lembut bahwa mengantuk adalah cara alami tubuh untuk mengabarkan bahwa ia sedang mengalami kelelahan.
Sayangnya, banyak dari kita yang memilih untuk mengabaikan bisikan jujur dari tubuh ini. Alih-alih memberikan hak tubuh untuk beristirahat, tidak sedikit masyarakat yang justru memaksakan diri dengan mengonsumsi kopi atau minuman berenergi demi menjaga fokus saat bekerja.
Padahal, tubuh kita memiliki batas kemampuan dan tidak dirancang untuk terus bekerja tanpa jeda yang seimbang.
Sebagai seorang pakar, Prof. Ari menegaskan bahwa obat paling mujarab dan alami untuk mengatasi kelelahan sejati adalah istirahat dan tidur yang berkualitas.
Mengonsumsi minuman berkafein tinggi atau suplemen berenergi secara berlebihan saat tubuh lelah justru dapat memberikan beban tambahan bagi organ dalam.
Kunci utama untuk mengembalikan kebugaran tubuh adalah dengan mencukupi waktu tidur malam minimal enam jam sehari.
Tidur malam yang berkualitas dicirikan dengan suasana batin yang tenang, lelap, dan bebas dari mimpi buruk, sehingga saat fajar tiba, tubuh dan pikiran kita dapat terbangun dalam kondisi yang sepenuhnya segar, damai, dan siap menyambut hari yang baru.
Selain menjaga pola tidur yang teratur, siasat terbaik untuk membangun kembali energi tubuh adalah dengan menyelaraskan pola makan yang sehat dan seimbang.
Tubuh yang lelah membutuhkan asupan nutrisi lengkap yang terdiri dari protein, karbohidrat, lemak sehat, serta vitamin dan mineral yang memadai.
Menyajikan hidangan yang kaya akan kebaikan alam—seperti daging sapi, ayam, telur, kesegaran susu, serta variasi buah-buahan dan sayuran hijau—adalah bentuk apresiasi tertinggi kita dalam merawat kesehatan fisik.
Dengan memprioritaskan istirahat yang cukup dan pemenuhan gizi yang baik, kita tidak hanya menjaga produktivitas tetap optimal, tetapi juga sedang memeluk gaya hidup yang harmonis demi kebahagiaan masa depan bersama orang-orang tersayang.












