Boyzer Karang Taruna Desa Gredek, Hidupkan Wisata Waduk Lewat Mabar Berhadiah

GRESIK, MATA-PERISTIWA.ID – Boyzer Karang Taruna Desa Gredek gelar Mancing Bareng di Waduk Desa Gredek Kec.Duduksampeyan Kab.Gresik . Minggu (19/07/2026).

Suasana Waduk Desa Gredek dipenuhi puluhan penghobi Mabar (Mancing Bareng).Kegiatan rutin dilaksanakan setiap tahun ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus hiburan bagi masyarakat dan komunitas pemancing.

Pengurus Karang Taruna Boyzer, Adhi Anggara mengatakan “Kegiatan Mabar kali ini menghadirkan penghobby mancing dengan beberapa kategori diperlombaan dengan hadiah uang tunai.

“Untuk kategori ikan Patin hadiah sebesar Rp350 ribu, ikan Bawal sebesar Rp750 ribu, ikan Tombro sebesar Rp400 ribu, ikan Baramundi sebesar Rp 450 ribu dan ikan Kakap sebesar hadiah Rp 500 ribu.

Penilaian kami berdasarkan ikan dengan bobot terberat dari masing-masing kategori,” ujar Adi Anggara.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin Karang Taruna Boyzer yang diselenggarakan setiap bulan dan tahun sebagai wadah mempererat kebersamaan antar anggota komunitas mancing sekaligus menghidupkan aktivitas wisata lokal di Waduk Desa Gredek.

Dalam perlombaan kategori patin, ikan terberat yang berhasil ditimbang mencapai 1,270 kilogram dan diraih oleh seorang peserta asal Surabaya. Sementara total ikan yang berhasil dipancing seluruh peserta mencapai sekitar 18 kilogram jenis ikan Tombro dari Agus komunitas Ronggeng Surabaya dan peserta lainnya meski sebagian belum memenuhi kriteria untuk masuk nominasi hadiah.

Adhi menambahkan, informasi kegiatan Mabar disebarluaskan melalui berbagai komunitas, termasuk grup WhatsApp pemancing di wilayah Gresik sehingga mampu menarik peserta dari berbagai daerah.

Bacaan Lainnya

“Kami berharap agenda Mabar ini ke depan semakin ramai, semakin meriah, dan semakin banyak peserta yang ikut merasakan kebersamaan di Waduk Desa Gredek,” pungkasnya.

Kegiatan berlangsung penuh keakraban dan sportivitas, sekaligus menjadi bukti bahwa aktivitas sederhana seperti mancing mampu menjadi sarana mempererat persaudaraan serta mendorong tumbuhnya kegiatan positif di kalangan pemuda dan masyarakat Kabupaten Gresik. (Et)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *