GRESIK, MATA-PERISTIWA.ID – Semangat berbagi dan kepedulian sosial di bulan mulia kembali diwujudkan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.
Melalui program kemanusiaan yang konsisten, mereka menggelar acara santunan anak yatim di kompleks Mambaus Sholikhin, Karangtanjung, Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Sabtu (27/6/2026).
Kegiatan tahun ini mengusung tema menyentuh: “Meraih Berkah Muharram dengan Cinta, Mari Berbagi Berkah untuk Masa Depan Cerah Bersama Anak-Anak Yatim”. Agenda rutin yang berlangsung secara istiqomah selama bertahun-tahun ini merupakan buah dari hasil gotong royong seluruh ranting Muslimat NU se-Kecamatan Kebomas.
Sistem Gotong Royong Lintas Ranting Muslimat
Aksi sosial ini didukung penuh oleh swadaya internal organisasi secara terstruktur. Pengumpulan dan pengelolaan dana dikoordinasikan langsung oleh Bendahara PAC Muslimat NU Kebomas, Drs. Hj. Sakdiyah, bersama jajaran pengurus core seperti Mahmudah, Hj. Fatimah, serta Wakil Ketua Sayuna.
Mekanisme penyaluran bantuan dirancang merata agar menyentuh seluruh wilayah pelayanan:
-
Kontribusi Kolektif: Setiap ranting Muslimat NU memberikan kontribusi dasar minimal sebesar Rp600.000.
-
Penyaluran Merata: Dana yang terkumpul dialokasikan khusus untuk empat anak yatim di masing-masing ranting.
-
Nominal Manfaat: Setiap anak menerima santunan tunai senilai Rp150.000 yang diserahkan dalam bentuk amplop santunan.
Implementasi Nyata Program “Muslimat Mesem”
Ketua PAC Muslimat NU Kebomas, Hj. Lilik Hidayati, S.E., M.M., menjelaskan bahwa santunan ini beriringan dengan kegiatan pertemuan rutin organisasi yang dilaksanakan setiap dua bulan sekali. Pada momentum Muharram ini, acara juga dikombinasikan dengan pembacaan istighosah kubra dan majelis pengajian.
“Alhamdulillah, pada kegiatan kali ini kami dapat memberikan santunan kepada total 112 anak yatim yang tersebar dari 28 ranting di wilayah Kecamatan Kebomas. Program kepedulian kepada anak yatim, kaum dhuafa, dan masyarakat kurang mampu ini terus kami jaga keajekannya,” urai Hj. Lilik Hidayati pada pukul 13.30 WIB.
Lebih lanjut, Hj. Lilik menambahkan bahwa gerakan ini menjadi implementasi nyata dari program unggulan Muslimat Mesem (Muslimat Tersenyum). Program ini didesain khusus untuk fokus memberikan asistensi kesejahteraan dan memotong beban hidup warga prasejahtera.
Selain menjadi ladang pahala, momentum ini dimanfaatkan untuk merawat ukhuwah islamiyah dan merekatkan tali silaturahmi antar-pengurus ranting. Acara berlangsung dengan khidmat dan ditutup dengan doa bersama agar para donatur dan anak-anak yatim senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.
(Mata-Peristiwa.ID/Et)






