PDI Perjuangan Gresik Gelar Doa Bersama Haul Bung Karno, Gus Yani Ajak Jaga Persatuan Bangsa

GRESIK , mata-peristiwa,id – Ratusan kader, tokoh agama, organisasi perempuan, serta masyarakat Kabupaten Gresik mengikuti doa bersama dan tahlil dalam rangka memperingati Haul ke-56 Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno (Bung Karno) di Kantor DPC PDI Perjuangan Gresik, Jalan Panglima Sudirman No. 37, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik, Kamis (25/06/2026).

‎Kegiatan yang mengusung tema “Jadikan Semangat Perjuangan Bung Karno Sebagai Pijakan Membangun Bangsa” tersebut dihadiri sekitar 600 undangan, mulai dari jajaran pengurus PDI Perjuangan Jawa Timur dan Gresik, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Gresik, tokoh agama, hingga perwakilan organisasi perempuan seperti Muslimat NU, Fatayat NU, Aisyiyah, dan Nasyiatul Aisyiyah.

‎Ketua DPC PDI Perjuangan Gresik sekaligus Bupati Gresik, H. Fandi Akhmad Yani (Gus Yani), dalam sambutannya mengajak seluruh peserta haul untuk tidak hanya mengenang Bung Karno, tetapi juga meneladani perjuangan dan pengabdiannya bagi bangsa Indonesia.

‎“Melalui majelis dzikir, tahlil, dan Yasin ini, kita bersama-sama mendoakan sang proklamator agar mendapat ampunan dan rahmat dari Allah SWT. Yang lebih penting, kita harus meneladani perjuangan beliau dalam membangun bangsa,” ujar Gus Yani.

‎Menurutnya, peringatan haul Bung Karno memiliki makna mendalam sebagai momentum untuk mengingat sejarah perjuangan bangsa sekaligus memperkuat persatuan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini.

‎Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendoakan agar Indonesia senantiasa diberikan keamanan dan dijauhkan dari konflik maupun bencana.

‎“Kita melihat berbagai konflik dan peperangan terjadi di berbagai negara. Semoga Indonesia selalu diberikan kedamaian, keamanan, dan dijauhkan dari segala musibah,” tambahnya.
‎Sementara itu, Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Susi Cecilia Agustina, menegaskan bahwa peringatan haul Bung Karno bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan yang diwariskan sang proklamator.

‎“Hari ini kita tidak hanya mengirim doa kepada Bung Karno, tetapi juga mengingat kembali bagaimana beliau memperjuangkan kemerdekaan bangsa hingga kita dapat menikmati Indonesia yang merdeka seperti sekarang,” katanya Susy susila Agustina S. adalah Wakil Bendahara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Provinsi Jawa Timur.

‎ Susy Susila Agustina juga mengingatkan seluruh kader PDI Perjuangan, khususnya kaum perempuan dan Srikandi partai, agar tetap menjadi penyambung aspirasi rakyat serta hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

‎“Mengikuti pesan Ibu Megawati Soekarnoputri, setiap kegiatan partai tidak boleh berhenti pada seremoni. Kita harus mendengarkan suara rakyat, memahami kesulitan yang mereka hadapi, dan memperjuangkan solusinya,” tegasnya.

‎Acara berlangsung khidmat dengan rangkaian pembacaan Yasin, tahlil, doa bersama, serta tausiyah kebangsaan yang mengangkat nilai-nilai perjuangan Bung Karno dalam membangun persatuan, gotong royong, dan kedaulatan bangsa.

‎Peringatan Haul ke-56 Bung Karno di Gresik menjadi bukti bahwa semangat perjuangan sang proklamator masih terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menjaga persatuan serta membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

‎Penulis ; Et / Redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *